propolismadulebah

Propolis Dahsyat

  • Statistik Blog

    • 41,539 hit

Cara Mengkonsumsi Propolis

A. Do’a dan kepasrahan kepada Tuhan
Posisi do’a dan kepasrahan kepada Tuhan. sangat vital dan tidak bisa tergantikan, selain secara pasti bahwa kesembuhan berasal dari pencipta manusia. Orang yang berdoa secara sungguh-sungguh dan mengembalikan seluruh permasalahan penyakit kepada Tuhan, ditinjau secara dari sisi medis maka yang bersangkutan telah mengaktifkan seluruh sistem tubuhnya untuk berada pada kondisi yang optimal untuk bekerja menuju kesembuhan dirinya. Demikianlah beberapa langkah untuk meningkatkan kinerja propolis dan meminimalkan efek tindak balas yang muncul, selamat mencoba.

B. Diminum
Teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu diaduk (sangat bagus dicampur dengan madu). Bisa juga dicampur dengan susu, juice, teh, dll. Asal jangan dicampur dengan soda atau kopi yah…soalnya zat cape yang ada dalam propolis bisa bereaksi dengan soda atau kafein yang ada dalam kopi sehingga menurunkan khasiat anti oksidan yang ada dalam propolis. Cara meminum Propolis dilakukan pada waktu perut kosong yaitu pagi 1/2 jam sebelum sarapan, siang 1/2 jam sebelum makan siang, dan malam 1/2 jam sebelum makan malam atau sebelum tidur, dengan demikian kasiat dari Propolis langsung diserap oleh tubuh. Dalam mengkonsumsi propolis, pada dasarnya tidak ada dosis tertentu, semuanya tergantung pada daya tahan tubuh dan beratnya penyakit yang diderita. Biasanya penggunaan propolis bisa ditarik ulur sesuai kebutuhan tubuh seseorang. Akan tetapi sebagai pedoman, takaran pengkonsumsian propolis yaitu:

Orang sehat
1 (satu) tetes propolis untuk 10 kg berat badan 3x sehari dengan pembulatan ke atas. Artinya, jika berat badan 47 kg, maka propolis dikonsumsi sebanyak 5 tetes.

Orang sakit :
1 (satu) tetes propolis untuk 10 kg berat badan 3 x sehari, akan tetapi setiap minggu dosis dinaikkan 1 tetes sampai muncul tindak balas dari penggunaan propolis. Setelah muncul tindak balas, dosis tetap untuk sementara waktu sampai terlihat mulai adanya perbaikan. Maksimal dosis yang disarankan adalah 10 tetes (di atas itu kurang efektif karena akan dibuang kembali lewat saluran pembuangan, jadi mubazir..). Dosis juga bisa diturunkan kembali sewaktu2 seandainya terdapat tindak balas yang terasa mengganggu atau muncul reaksi yang berlebihan yang disebabkan banyaknya racun atau kuman yang ditemui propolis di dalam tubuh. Setelah reaksi yang berlebihan tersebut mulai mereda, dosis dapat ditingkatkan kembali perlahan-lahan atau diminum 5-7 tetes setiap 3 jam sekali.

Anak-anak di bawah usia 2 tahun :
Konsumsi propolis diberikan 1 tetes 3 x sehari. Bisa dicampur dengan susu, juice, bubur bayi atau air putih.

Saat meminum atau mengaduk propolis dianjurkan untuk menggunakan sendok plastik. Jangan menggunakan sendok logam/steinless untuk menjaga kesempurnaan khasiat dari propolis.

Konsumsi Propolis
Penyembuhan luar
Oleskan propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit, bisa juga dicampur dengan air terlebih dahulu sebelum dioleskan.Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping, dengan catatan diberi jarak kira-kira 1 jam antara propolis dan obat-obatan lain. Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan bereaksinya zat dalam propolis dengan zat yang ada pada obat sehingga dapat mengurangi khasiat dari propolis.Jangan lupa banyak-banyak minum air putih (standarnya sih 8 gelas atau 2 s/d 2,5 liter sehari) agar kerja propolis menjadi lebih sempurna untuk membuang racun2 serta penyakit yang ditemui dalam tubuh.

TIPS PENGOBATAN PROPOLIS :
PENYAKIT KRONIS

Untuk penyakit kronis seperti Bronchitis kronis, TBC, Kanker, Darah Tinggi, Trigliserid, Kolesterol, dan Diabetes : Gunakan propolis 7 tetes 3x sehari. Larutkan propolis ke dalam setengah gelas air hangat dan diminum saat perut kosong. Dosis anak-anak 5 tetes 3x sehari.

Luka luar diabetes/ kanker : teteskan propolis pada bagian luka luar setelah dibersihkan terlebih dahulu. Teteskan propolis sampai merata pada bagian luka tersebut.

Maag Kronis : gunakan propolis 7 tetes 3x sehari dan diminum 2 jam setelah makan.

Sakit kepala/migren kronis : gunakan propolis 7 tetes 3x sehari, lebih baik lagi ditambah terapi sengat lebah.

Sinusitas/ PILEK : Gunakan steam vaporizer (semacam alat penghasil uap) yang telah dibubuhi 10 tetes larutan Propolis. Minum 7 tetes Propolis 3x sehari yang dilarutkan dalam setengah gelas air.

Sakit gigi : Teteskan propolis ke bagian gigi yang sakit atau langsung teteskan ke gigi yang berlubang 2-3 tetes propolis.

RADANG GUSI dan GUSI BERDARAH : Basuh gusi yang bengkak dan sakit dengan berkumur menggunakan larutan Propolis dicampur air.

NAPAS TAK SEDAP : Gunakan larutan Propolis yang dicampur air beberapa kali sehari.

LUKA PADA MULUT, LIDAH dan SARIAWAN : Oleskan langsung larutan Propolis pada luka. Ulangi 3 kali sehari.

SAKIT TENGGOROKAN dan RADANG TENGGOROKAN : teteskan propolis langsung ke pangkal lidah dalam, 3-4 tetes Propolis 3x sehari. Sebagai tambahan minum 7 tetes larutan Propolis.

PENYAKIT TELINGA : Gunakan minyak zaitun yang hangat campur dengan larutan Propolis dengan larutan Propolis dengan perbandingan 2:1. Masukan 2-3 tetes ke dalam telinga dan pijat-pijat. Ulangi jika perlu.

INFEKSI HIDUNG : Oleskan daerah yang terinfeksi dengan cotton bud yang telah direndam dengan larutan Propolis.

JERAWAT : Seka daerah yang terkena dengan larutan Propolis. Minum 5-10 tetes larutan Propolis setiap hari.

BISUL : Oleskan larutan Propolis.

BIBIR PECAH-PECAH : Oleskan Propolis beberapa kali sehari.

TERBAKAR SINAR MATAHARI : Gunakan minyak zaitun yang dicampur dengan larutan Propolis (10:1). Oleskan sebanyak 2-3 kali sehari.

LUKA BAKAR : Segera basuh daerah yang terkena dengan air dingin selama 2-3 menit untuk mencegah bengkak. Gunakan larutan Propolis langsung di daerah yang terkena untuk mengurangi rasa sakit dan juga untuk mencegah infeksi sekunder.

TERLUKA/ TERGORES/ LECET : Bersihkan luka baru dengan air dan oleskan larutan Propolis langsung di atas luka. Ulangi beberapa kali sehari.

KULIT BOROKAN : Oleskan larutan Propolis pada tempat yang terkena.

SENGATAN DAN GIGITAN SERANGGA : Oleskan lautan Propolis segera begitu terkena sengatan atau gigitan.

FLU : Minum 5-10 tetes larutan Propolis 2 kali sehari selama beberapa hari.

INFEKSI KULIT : Gunakan larutan Propolis yang dicampur air dan oleskan pada kulit. Minum 5-10 tetes larutan Propolis.

EKSIM : Basuh daerah yang terkena sesering mungkin dengan larutan Propolis yang dicampur air. Oleskan larutan Propolis sesudahnya atau kompres dengan menggunakan larutan propolis selama beberapa jam.

KESELEO : Pijat daerah yang sakit dengan menggunakan Propolis.

BOROK TROPIKAL : Oleskan larutan Propolis langsung di atas luka beberapakali sehari.

BOROK PADA KAKI : Oleskan larutan Propolis ke daerah yang terkena.

SISTEM PENCERNAAN
BISUL PERUT DAN BISUL USUS DUA BELAS JARI : Gunakan 5-10 tetes larutan propolis 2 kali sehari. Butuh parawatan jangka panjang selama beberapa minggu.

INFEKSI USUS PERUT : Gunakan 5-10 tetes larutan Propolis.2-3 kali sehari selama beberapa hari.

RADANG USUS BESAR : Gunakan sama seperti di atas. Butuh perawatan jangka panjang.

SISTEM SALURAN KEMIH
INFEKSI SISTEM SALURAN KEMIH : Minum 5-10 tetes larutan Propolis 2 kali sehari selam beberapa minggu.

INFEKSI PROSTAT : Minum 5-10 tetes larutan Propolis setiap hari selama beberapa minggu.
HERPES : Oleskan larutan Propolis pada daerah yang terkena.

MEMBERSIHKAN VAGINA : Larutkan 10-15 tetes Propolis dalam segelas air dan semprotkan ke vagina.

KESEHATAN UMUM

MENINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH : Gunakan 5-10 tetes Propolis 2-3 kali seminggu selama beberapa minggu.

SEBAGAI OBAT BIUS LOKAL : Gunakan larutan Propolis langsung ke tempat yang terkena (terbakar,terluka).

SEBAGAI ANTIOKSIDAN : Gunakan larutan Propolis dan diminum.

TULANG PATAH : Gunakan larutan Propolis untuk membantu penyembuhan.

MEMPERKUAT FISIK : Minum 5-10 tetes larutan Propolis selama beberapa kali seminggu.

MEMBERSIHKAN DAN MENGHILANGKAN RACUN : Gunakan larutan Propolis 5-10 tetes selama seminggu.

RADANG SENDI, DEMAM REMATIK : Gunakan 5-10 tetes larutan propolis beberapa kali seminggu.

Berikut ini beberapa gejala tindak balas yang mungkin terjadi setelah mengkonsumsi propolis dan kaitannya dengan penyakit yang diderita atau permasalahan kesehatan yang dialami:
Tindak Balas Setelah konsumsi Propolis–> Permasalahan kesehatan/ penyakit;

Bersin, gatal pada hidung –> Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis.
Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing –>Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tingi.
Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar—> Tekanan darah rendah, kurang darah.
Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah –> Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid.
Mual, sering buang air besar, muntah –> Obesitas, gangguan pada lambung
Bengkak, gatal Alergi.
Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata –> Gangguan pada mata.
Mimpi buruk, gelisah, susah tidur –>Gangguan pada system syaraf dan kepala.
Lelah, susah tidur, sakit pada sendi –>Gangguan pada persendian.
Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat –> Gangguan pada pancreas, diabetes.
Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam –> Tumor, cancer.
Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam —> Permasalahan pada paru-paru, asma.
Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun –> Permasalahan Hati, limpa, pancreas.
Bengkak kaki, skt pinggang, susah buang air kecil —>Permasalahan ginjal.
Keletihan, ngantuk –> Permasalahan pada hati.
Mual, letih, keringat dingin –> Permasalahan pada perut
Rasa sakit pada punggung, sakit didada –> Permasalahan pada jantung.
Kulit mengeras, muncul jerawat –> Permasalahan pada kulit.

Berdasarkan penelusuran secara ilmiah terhadap tindak balas yang muncul pada pasien pengguna propolis, ditemukan sebuah proses penyembuhan yang sangat menakjubkan. Sebelum membahas bahan-bahan yang dapat menjadi penawar tindak balas dari penggunaan propolis maka sangat penting untuk mengetahui sistem kerja propolis dan bagian tubuh yang terkait dengan sistem kerja propolis ini

Mekanisme kerja propolis di dalam tubuh
Saat pengguna mengkonsumsi propolis, maka propolis akan memasuki sistem pencernaan, dari sistem pencernaan unsur-unsur aktif propolis diserap oleh usus halus untuk kemudian disebarkan keseluruh tubuh. Adapun pembawa unsur-unsur propolis ke seluruh tubuh adalah sel darah merah. Ketika unsur dari propolis ini bertemu dengan sel yang rusak maupun bibit penyakit, atau unsur racun lainnya maka propolis akan “membongkar”, ”menangkap” dan ”melumpuhkan” bibit penyakit, maupun zat yang berbahaya bagi tubuh, kemudian bibit penyakit tersebut dibawa beredar di tubuh hingga sampai di sistem pengeluaran baik berupa pengeluaran keringat, air seni, maupun buang air besar. Sementara itu sebelum memasuki system pengeluaran zat-zat yang ditangkap dan dilumpuhkan propolis tetapi masih memiliki sifat racun bagi tubuh akan dinetralisir di dalam hati, setelah itu baru dikeluarkan. Ketika unsur-unsur berbahaya yang berhasil ditangkap dan dilumpuhkan propolis dan memiliki sifat racun beredar di dalam tubuh ini maka akan muncul gejala tindak balas. Adanya tindak balas ini sesungguhnya menggambarkan perjalanan unsur-unsur racun yang dilumpuhkan propolis didalam tubuh, sekaligus gejala tindak balas ini memberitahu tentang tindakan apa saja yang seharusnya diambil. Dari sisi ini tindak balas merupakan sebuah proses yang menakjubkan dari pencipta propolis sehingga sipengguna mengetahui setiap tahap menuju kesembuhan dari dirinya, hebat bukan?.

Kita tidak bisa sama sekali menghilangkan efek dari tindak balas penggunaan propolis, ketika tubuh kita sakit tetapi kita bisa mengurangi efek tindak balas tersebut, sampai bada batas minimal, atau pada batas tubuh mampu menanggungnya. Adapun langkah-langkah menuju minimalisasi efek tindak balas dari propolis dapat dilakukan dengan mengkonsumsi produk yang dapat meningkatkan kinerja organ atau sistem tubuh yang terkait dengan penetralan racun atau unsur berbahaya yang diangkut oleh propolis.

Organ atau sistem tubuh yang terlibat penetralan racun :

1. Sistem pencernaan terutama usus halus.
Didalam usus ini unsur-unsur yang ada dalam propolis akan diserap, kebersihan dan kesehatan usus ini menjadi penentu kualitas dan kuantitas penyerapan zat-zat propolis. Pada usus yang terdapat banyak endapan (kerak) maka penyerapan propolis tidak akan optimal. Oleh karena itu seseorang disarankan untuk melakukan pembersihan usus sebelum minum propolis.

Pada prakteknya proses pembersihan usus dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. berpuasa, akatiiftas berpuasa sangat membantu penyerapan unsur-unsur propolis oleh usus, selain itu berpuasa juga dapat meningkatkan daya ikat sel darah merah terhadap unsur-unsur propolis. Lebih dari itu berpuasa adalah berpahala dan nilai ini yang tidak didapat ketika kita melakukan pembersihan usus dengan cara lain.
b. mengkonsumsi produk yang dapat membersihkan usus, produk tersebut antara lain juice atau extrak lidah buaya, dan sebagainya.
c. mengkonsumsi propolis saat perut kosong, dan ini cara minimal untuk meningkatkan penyerapan unsur-unsur yang terdapat dalam propolis oleh usus.

2. Sumsum tulang
Sumsum tulang adalah tempat dimana sel-sel darah merah diproduksi, apabila sumsum tulang belakang dalam keadaan sehat dan baik maka akan diproduksi sel darah merah yang cukup dan sehat dari sisi bentuk dan daya ikatnya. Adapun sel darah merah yang baik dan cukup diibaratkan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut pasukan propolis untuk membongkar, mengalahkan dan mengangkut zat berbahaya dalam tubuh. Dengan demikian ketersediaan sel darah merah yang cukup dan baik sangat membantu kinerja propolis dalam tubuh. Dan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sel darah merah ini kita perlumenggunakan produk yang dapat menyehatkan pabrik sel darah merah, yaitu sumsum tulang. Dan produk yang aman dan mampu untuk kearah itu diantaranya adalah buah kurma.

3. Sendi-sendi tulang
Pada sendi-sendi tulang ini keluar pembuluh darah dari sumsum tulang, sel darah merah yang telah diproduksi di sumsum tulang akan disalurkan ke seluruh pembuluh darah di sekujur tubuh melewati senti-sendi tulang. Pada sebagian orang karena faktor usia sendi tulang ini tidak berfungsi dengan sempurna. Padahal untuk menigkatkan kinerja propolis diperlukan kineja sendi yang baik. Dan untuk meningkatkan kerja sendi-sendi tulang ini seorang pengguna propolis dapat mengkonsumsi produk yang dapat meningkatkan kerja sendi diantaranya extrak biji anggur, dan minyak zaitun

4. Cairan darah
Untuk melancarkan perjalanan sel darah merah ketika mengangkut propolis maupun unsur berbahaya yang ditaklukan oleh propolis maka diperlukan jalan yang lancar, jalan yang lancar ini adalah kondisi cairan darah yang encer, sehingga unsur berbahaya yang berhasil dilumpuhkan propolis ini dapat segera dibuang dari tubuh. Adapun cara yang paling efektif untuk mengencerkan darah ini adalah dengan banyak minum air dan sangat baik jika ditambah konsumsi minyak Habbatusauda

5. Hati (liver)
Dalam pembersihan racun, hati memegang peran utama, meningkatkan kinerja hati menjadi sangat penting ketika seseorang sedang mengkonsumsi propolis untuk pengobatan. Adapun unsur utama yang diproduksi hati dalam menetralkan racun adalah Glutation peroxidase dimana zat ini tidak bisa diproduksi diluar tubuh manusia tetapi dapat dirangsang dengan jalan seseorang mengkonsumsi susu segar, bagi bayi dengan mengkonsumsi ASI, atau dengan mengkonsumsi jus alpukat. Sehingga sesorang yang sedang mengkonsumsi propolis disarankan untuk minum susu segar minimal dua kali sehari.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: